Kamu berbeda, aku tahu
Kamu berbeda.
Kamu hanya berbeda.
Kamu dan caramu menyakitiki berbeda.
Tidak seperti mereka
yang menyakiti lalu pergi dengan senyum sebisanya.
Kamu hadir dan berdiri menutupi,
menutupi bayangan keruh yang selalu menyertai hari.
Hanya berdiri,
tak mampu mendekati hati
sebab ada mimpi yang ingin didahului.
Maafkan, aku sempat tak menyukai caramu
karena cerita kemarin selalu berdampingan dengan hippocampusku.
Tetaplah di sana selama yang kau mau.
Inginku, alur cerita kali ini tak lagi seperti dulu.
Dan kamu bukan juga seperti masa lalu.
Karena kamu berbeda, aku tahu itu.
Kamu hanya berbeda.
Kamu dan caramu menyakitiki berbeda.
Tidak seperti mereka
yang menyakiti lalu pergi dengan senyum sebisanya.
Kamu hadir dan berdiri menutupi,
menutupi bayangan keruh yang selalu menyertai hari.
Hanya berdiri,
tak mampu mendekati hati
sebab ada mimpi yang ingin didahului.
Maafkan, aku sempat tak menyukai caramu
karena cerita kemarin selalu berdampingan dengan hippocampusku.
Tetaplah di sana selama yang kau mau.
Inginku, alur cerita kali ini tak lagi seperti dulu.
Dan kamu bukan juga seperti masa lalu.
Karena kamu berbeda, aku tahu itu.
Comments
Post a Comment