Akuji
Gemerlap dan redup langit berderu gemuruh
Berganti sinar mentari dan pelangi
Pada sungkawa hingga huru hara
Baik Barat sampai Utara
Memafhumkan rincian ceritamu adalah keahlianku
Tak satu kata tercoret pada otak yang bahkan lelah mengingat tahun berapa ibu melahirkanku
Paragraf kisah melebur, bertumbuh, menjelma jemala baru pada satu sarira
Kala suatu waktu kau pernah layu, hampir mati
Dahanmu kuning "mampus kau!"
Tapi, tolong aku, ada seseorang, entah siapa, kau dibuatnya tumbuh subur lagi
Durimu belati
Aku terkena lagi
Biarkan, biarkan benalu ini layu lagi!
Aku tak akan mengkultuskan lagi apa-apa darimu yang pernah kau ludahi.
Comments
Post a Comment