Topik yang Sama
Masih tentang sepasang mata
di pertemuan semu itu.
Masih tentang secangkir kopi
di belasan jam waku itu.
Masih tentang kau di cerita
dalam baris datarku.
Kesempatan kedua itu datang,
mata itu akan kembali ku tatap.
Tapi, aku punya cerita lain
dibalik senyap kita
yang jeda waktunya tak sebentar.
Aku takut.
Kau pilih aku karena gundah lainmu,
dan barang kali hanya pelampiasan
resah atas kesepian dan ketakutan.
Bukan karena aku yang mulai masuk
ke topik harianmu,
Cerita saja apapun kepadaku,
namun jangan jadikan aku pilihan
ke seribu dari suatu alasan.
Ini cambukkan hatiku.
Maaf, jika kau hanya menganggapnya sebuah lelucon kuno.
di pertemuan semu itu.
Masih tentang secangkir kopi
di belasan jam waku itu.
Masih tentang kau di cerita
dalam baris datarku.
Kesempatan kedua itu datang,
mata itu akan kembali ku tatap.
Tapi, aku punya cerita lain
dibalik senyap kita
yang jeda waktunya tak sebentar.
Aku takut.
Kau pilih aku karena gundah lainmu,
dan barang kali hanya pelampiasan
resah atas kesepian dan ketakutan.
Bukan karena aku yang mulai masuk
ke topik harianmu,
Cerita saja apapun kepadaku,
namun jangan jadikan aku pilihan
ke seribu dari suatu alasan.
Ini cambukkan hatiku.
Maaf, jika kau hanya menganggapnya sebuah lelucon kuno.
Uhuyyyy....
ReplyDelete