Aku rindu dia rindu kekasihnya
Halo...
Apa kabar?
Ah... Harus itu kah yang ku ucapkan?
Aku tau rindu memang telah lama menghampiri
Tapi atas keegoisan gender aku terpaku.
Sapaan klasik itu takkan mampu menyelamatkanku.
Aku butuh kata lain!
Hai, dapatkah kita keluar hari ini?
Ingin ku katakan kata ini
Atau mungkin dia yang memulainya
Oh hati...
Sabarlah menunggu atau hentikan gumaman itu!
Sungguh, ia tak peduli!
Kau yang selalu menyembunyikan kenyataan itu.
Apakah biasa baginya?
Menyebar kata lalu menyembunyikan rindu?
Biasakah itu?
Ahh ya..
Aku yang berlebihan. Jelas saja itu hal yang biasa.
Karena aku lupa beberapa hal.
Aku lupa dia masih lelaki
Aku lupa dia telah memiliki kekasih.
Dia rindu kekasihnya
Yang bukan aku.
Apa kabar?
Ah... Harus itu kah yang ku ucapkan?
Aku tau rindu memang telah lama menghampiri
Tapi atas keegoisan gender aku terpaku.
Sapaan klasik itu takkan mampu menyelamatkanku.
Aku butuh kata lain!
Hai, dapatkah kita keluar hari ini?
Ingin ku katakan kata ini
Atau mungkin dia yang memulainya
Oh hati...
Sabarlah menunggu atau hentikan gumaman itu!
Sungguh, ia tak peduli!
Kau yang selalu menyembunyikan kenyataan itu.
Apakah biasa baginya?
Menyebar kata lalu menyembunyikan rindu?
Biasakah itu?
Ahh ya..
Aku yang berlebihan. Jelas saja itu hal yang biasa.
Karena aku lupa beberapa hal.
Aku lupa dia masih lelaki
Aku lupa dia telah memiliki kekasih.
Dia rindu kekasihnya
Yang bukan aku.
Comments
Post a Comment