99
Aku memang telah sepenuhnya rapuh, menjauhi aku dan berkenalan dengan diri lainnya. Siapa saja hendak kudekatkan ia pada sesaknya udara penuh polusi patah hati ini, dan satu mendekat dengan berani dan lantang walau aku tak yakin.
" Sembilan puluh sembilan." Katanya
Aku pun terbang melampaui Vega saat pundaknya hanya berjarak satuan sentimeter pada wajahku. Hingga pada sembilan puluh sembilan lainnya aku terjun bebas terhempas mendekati Palung Mariana, cukup perih tapi karenanya aku sempat melihat warna pada hidupku yang hitam putih kemarin.
Ia adalah cerita tanpa berdamping luka.
R
Comments
Post a Comment