Terima kasih sudah membaca
Halo... Apa kabar?
Hari ini sepertinya hujan tidak turun, tapi Bandung masih terlalu dingin bagiku. Aku ingin bercerita yang hanya kau sebagai pemerhatinya, kalau kau tak mau tak apa aku akan tetap bercerita, tutup saja kupingmu itu aku tidak akan sakit hati karenanya.
Kau tahu tentang mimpi? Dulu aku pikir mimpi itu hanyak sebuah cerita acak yang tiba-tiba hadir dalam tidur, tapi ternyata bukan cuma itu. Mimpi juga bisa datang saat kita sadar, kok. Dia menyusup lalu menyerupa imajinasi. Aku kadang bermimpi menjadi seorang astronot, hahaha tidak mungkin memang, namanya juga imajinasi, kita bebas menciptakan apa pun. Bahkan aku pernah bermimpi kau datang menghampiriku dan memberikan senyuman terbaikmu, ah.... Maaf, maaf kalau aku lancang membayangkanmu.
Oh ya, ngomong-ngomong tadi malam saat aku tidur aku memimpikanmu, kali ini aku tidak sengaja, jika kau ingin protes lakukakanlah ke Tuhan. Di dalam mimpiku kau masih sama tampannya dengan kau yang selalu kulihat dalam nyata. Tenang saja, aku tak mungkin salah sebab seluruh garis dan lekukan wajahmu aku sudah khatam. Bedanya, di sana kita berbincang berdua, kau mendengarkan segala keluh kesahku dengan pandangan yang rimbun tak seperti biasanya. Indah sekali, tapi sayang aku cuma ingat pada bagian itu. Tidak... Tidak... Aku tidak akan memaksamu untuk menjadi seperti yang kumimpikan, kau hanya perlu begitu saja, ya seperti biasanya. Dengan begitu aku akan punya alasan untuk menjauh perlahan seperti yang kau inginkan. Doakan semoga aku bisa.
Sekarang buka penutup telingamu, aku sudah selesai bercerita. Kau tidak kupaksa untuk mendengar, kan? Tapi kau akan tahu ceritaku dengan membaca karena aku menyampaikannya dengan tulisan, dan karena aku sudah jenuh memintamu untuk mendengar. Kali ini terima kasih.
Hari ini sepertinya hujan tidak turun, tapi Bandung masih terlalu dingin bagiku. Aku ingin bercerita yang hanya kau sebagai pemerhatinya, kalau kau tak mau tak apa aku akan tetap bercerita, tutup saja kupingmu itu aku tidak akan sakit hati karenanya.
Kau tahu tentang mimpi? Dulu aku pikir mimpi itu hanyak sebuah cerita acak yang tiba-tiba hadir dalam tidur, tapi ternyata bukan cuma itu. Mimpi juga bisa datang saat kita sadar, kok. Dia menyusup lalu menyerupa imajinasi. Aku kadang bermimpi menjadi seorang astronot, hahaha tidak mungkin memang, namanya juga imajinasi, kita bebas menciptakan apa pun. Bahkan aku pernah bermimpi kau datang menghampiriku dan memberikan senyuman terbaikmu, ah.... Maaf, maaf kalau aku lancang membayangkanmu.
Oh ya, ngomong-ngomong tadi malam saat aku tidur aku memimpikanmu, kali ini aku tidak sengaja, jika kau ingin protes lakukakanlah ke Tuhan. Di dalam mimpiku kau masih sama tampannya dengan kau yang selalu kulihat dalam nyata. Tenang saja, aku tak mungkin salah sebab seluruh garis dan lekukan wajahmu aku sudah khatam. Bedanya, di sana kita berbincang berdua, kau mendengarkan segala keluh kesahku dengan pandangan yang rimbun tak seperti biasanya. Indah sekali, tapi sayang aku cuma ingat pada bagian itu. Tidak... Tidak... Aku tidak akan memaksamu untuk menjadi seperti yang kumimpikan, kau hanya perlu begitu saja, ya seperti biasanya. Dengan begitu aku akan punya alasan untuk menjauh perlahan seperti yang kau inginkan. Doakan semoga aku bisa.
Sekarang buka penutup telingamu, aku sudah selesai bercerita. Kau tidak kupaksa untuk mendengar, kan? Tapi kau akan tahu ceritaku dengan membaca karena aku menyampaikannya dengan tulisan, dan karena aku sudah jenuh memintamu untuk mendengar. Kali ini terima kasih.
Comments
Post a Comment