Sepasang Hati Yang Sedang Mendoa

Kutujukan bait-bait terbaik siang ini kepada raga berpeluh lesuh
Di gelapnya langit, nanti kau juga mengadah di atas sajadahmu.
Sedang aku telah mulai terbuai dirayu udara malam hingga menjelma bunga tidur.
Kalam-kalam disampaikan berupa rindu tanpa tepi
yang terjaga firman-firman Sang empunya hati.
Tak ada jarak antara doa,
aku dan engkau hanya terbatas selarik lisan.
Begitu berulang saban hari,
sampai bertemu mata yang disahkan dalam peluk pelupur lara.
Semesta pun cemburu karenanya.

Comments

Popular Posts