Aku Hanya Fajar
Hai senja
Aku fajar
Aku jingga
Dan bermentari
Hai kamu senja
Warna kita sama
Namun waktu berbeda
Senja, mengapa begitu banyak yang memujimu
Yang mengagumi jinggamu
Bukankah aku juga jingga?
Ruam ruam wajah yang selalu tersenyum
dan bait bait puisi yang selalu tentang elokmu
Tak seperti aku, yang selalu dibenci saat jinggaku meninggi
Apa salahku?
Apa karena aku tak pernah menghangatkan?
Tak ada sebait puisi pun tentangku
Tak ada pujian yang terlontar
Karena apa?
Apa karena aku yang mengganggu malamnya?
Aku fajar
Aku jingga
Dan bermentari
Hai kamu senja
Warna kita sama
Namun waktu berbeda
Senja, mengapa begitu banyak yang memujimu
Yang mengagumi jinggamu
Bukankah aku juga jingga?
Ruam ruam wajah yang selalu tersenyum
dan bait bait puisi yang selalu tentang elokmu
Tak seperti aku, yang selalu dibenci saat jinggaku meninggi
Apa salahku?
Apa karena aku tak pernah menghangatkan?
Tak ada sebait puisi pun tentangku
Tak ada pujian yang terlontar
Karena apa?
Apa karena aku yang mengganggu malamnya?
Comments
Post a Comment