Aku bukan senjamu

Suara jeritan terdengar seram
Menyayat bergemuruh di dasar jantung
Berlinang terus air mata ini
Memanggil terus bibir ini

Kabar yang ku dengar
Kabar dari hulu seberang sana
Bagai tombak yang tlah menusuk dalam dalam

Ternyata kau habiskan cinta ini dengan sebilah pedangmu
Kau sambut cinta yang baru dari ujung pulau sana
Ya memang aku tak tau
Tapi jejak tangan di dinding kota tua saksinya

Kau bukanlah jingga ku lagi
Karena ku bukanlah senjamu lagi

Nikmatilah saat kau menjadi raja sehari
Bersama permaisurimu di bawah tenda bermahkota

Comments

Post a Comment

Popular Posts